Cari Tahu Sistem Pendidikan 4 Negara Yang Paling Sering Dikunjungi Pelajar Indonesia

International School Jakarta – Entah itu keinginan orangtua ataupun atas kemauan sendiri seorang anak, namun yang jelas saat ini sudah semakin banyak pelajar dari Indonesia yang mencoba menuntut ilmu di luar negeri. Akan tetapi sebelum memutuskan negara mana yang akan dituju untuk melanjutkan proses pendidikan, ada baiknya kita simak dulu sistem pendidikan dari 5 negara yang paling banyak dituju para pelajar Indonesia untuk menuntut ilmu di luar negeri. Diantaranya adalah:

Malaysia

Malaysia juga merupakan negara yang menganut sistem pendidikan dasar 6 tahun. Namun yang membuatnya berbeda adalah pembagian beberapa tipe sekolah di Malaysia. Ada beberapa tipe sekolah yang ada di negara Malaysia, diantaranya adalah sekolah jenis kebangsaan yang menerapkan bahasa masing-masing seperti Inggris, Mandarin, serta Tamil sebagai pengantarnya.

Setelah melewati 6 tahun tahap pendidikan dasar, barulah pelajar berhak mengikuti Ujian Penilaian Sekolah Rendah (UPSR). Jika telah melewati UPSR dan lulus, para pelajar bisa langsung meneruskan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi yakni sekolah menengah yang dipisahkan menjadi 2 tingkat.

Tingkatan 1-3 merupakan Menengah Rendah. Sementara tingkat 4-5 adalah Menengah Atas, dimana di masa ini para pelajar akan diberi beberapa program khusus seperti misalnya sanis, teknikal, hingga sastra.

Singapura

Singapura juga memiliki lama pendidikan yang sama dengan Indonesia, yakni sekitar 6 tahun, yang terbagi kedalam beberapa program dasar dan harus dilalui selama 4 tahun. Kemudian disusul dengan program orientasi selanjutnya selama 2 tahun. Barulah di tahun keenam, atau di tahun terakhir para pelajar diharuskan mengikuti ujian Primary School Leaving Examination atau yang biasa disebut sebagai PSLE

Sementara kurikulum yang diberlakukan di Singapura biasanya lebih berfokus kepada pengajaran bahasa Inggris, bahasa China, Melayu, hingga Tamil. Sementara untuk pelajaran lainnya berupa matematika, ilmu pengetahuan alam, seni music, seni rupa, berbagai kerajinan tangan, olahraga, dan beberapa pendidikan sosial lainnya.

Jika sudah lulus dari ujian PSLE tersebut, maka pelajar bisa meneruskan ke sekolah menengah berbasis kurikulum ‘O’ (ordinary) level dengan jangka waktu 4 tahun. Atau bisa juga memilih ‘N’ (normal) level dengan jangka waktu belajar 5 tahun. Pemilihan ini sendiri disesuaikan dengan kemampuan dari tiap individu pelajar. Sebelum lulus dan naik peringkat menuju Universitas, maka pelajar tersebut harus mengikuti ujian akhir yang bernama Singapore-Cambridge General Certificate of Education ‘Ordinary’ (CGE ‘O’ level) atau (CGE ‘N’ level). Di negara Singapura, para pelajar dididik secara khusus agar memiliki pola pikir yang kritis.

Australia

Secara umum, Australia membagi sistem pendidikan mereka menjadi dua golongan. Yaitu golongan sekolah negeri dan sekolah swasta dengan sistem yang paling sering digunakan adalah Co-educational  atau sekolah yang menerima murid laki-laki dan perempuan. Untuk lamanya masa menempuh ilmu di Australia biasanya tak jauh dari sistem yang diterapkan oleh Indinesia, yaitu 12 tahun.

Akan tetapi yang menjadi pembeda adalah, Australia menerapkan sistem wajib belajar hingga kelas 10. Sehingga kelas 11 sampai kelas 12 biasanya disebut sebagai Senior Secondary. Dan apabila seorang murid telah lulus dari kelas 12, maka pelajar tersebut akan langsung mendapatkan sebuah pengakuan kualifikasi Senior Secondary Certificate of Education di negara bagian masing-masing Australia, yang membuat pelajar tersebut bebas memilih Universitas manapun yang akan dituju di negara Australia maupun di luar negeri.

Amerika Serikat

Baik Indonesia maupun Amerika Serikat, keduanya menganut paham jenjang wajib pendidikan dasar hingga menengah selama 12 tahun. Di Amerika Serikat, Pendidikan dasar atau Primary School  akan diselenggarakan selama 5 tahun, kemudian disusul ke jenjang Secondary School selama 7 tahun. Jika sudah selesai mengemban pendidikan selama 12 tahun, maka pelajar di Amerika Serikat akan mendapatkan gelar High School Diploma, yang bisa digunakan untuk masuk ke berbagai Universitas yang ada di Amerika Serikat.

Sebenarnya, untuk mendapatkan sebuah sistem pendidikan yang baik bagi tumbuh kembang anak, tak perlu untuk jauh-jauh pergi ke luar negeri. Sekolah international Jakarta, Ichtus School memberikan kurikulum berbasis Internasional yang digabungkan dengan kurikulum nasional.

Dengan metode khusus yang diberikan, Ichtus School sebagai  international schools in Jakarta terbaik, mampu memberikan pendidikan yang tepat bagi tiap individu anak, yang diharapkan mampu menjadi profesional di masa depan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai sekolah international Jakarta, Ichtus School silahkan langsung mengunjungi  website resminya.

 

 

One comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *