Awas! Jangan Remehkan Sekolah Swasta

saint monica jakarta — Member Komisi X DPR RI, Ferdiyansyah, minta pemerintah tak melalaikan sekolah swasta. Alasannya, perbandingan sekolah swasta dan negeri yang ada ketika ini sebesar 70 berbanding 30 persen. Artinya, jumlah sekolah swasta jauh lebih banyak dibandingi sekolah negeri. Sebab itu, dia setuju dengan langkah pemberian bantuan lebih terhadap sekolah swasta. “Melainkan, pemerintah juga tak melepaskan perhatiannya terhadap sekolah negeri,” ujarnya, Selasa (17/3).

Hal pertama yang wajib dikerjakan oleh pemerintah ialah menginventarisasi sekolah yang memerlukan bantuan. Hal itu wajib dilegalkan untuk keduanya, bagus di sekolah negeri ataupun swasta yang didirikan oleh suatu yayasan.

Pendataan itu wajib memprioritaskan mana yang amat memerlukan sehingga tak salah target. Member DPR Fraksi Golkar ini mengatakan, DPR sudah mendesak pemerintah untuk menyelesaikan rehabilitasi ruang kelas dalam kurun waktu selama tiga tahun dan optimal empat tahun. “Dana yang diaplikasikan ialah via APBN 2016 sampai 2019,” katanya.

Diinginkan, pada 2020 nanti, tak ada keluhan dari sekolah dan masyarakat perihal sekolah rusak, bagus di sekolah negeri ataupun swasta. Ferdiyansyah optimistis hal itu akan cocok kemauan. Tinggal bagaimana Kemendikbud sebagai pemerintah melakukannya. Malahan, DPR siap untuk mencarikan dana tambahan bila janji Kemendikbud untuk menyelesaikan keadaan sulit rehabilitas sekolah ini usai pada 2019.

Berkaitan bantuan pembangunan sekolah, member Komnas Pengajaran Andreas Tambah mengatakan, yang perlu diprioritaskan sebenarnya ialah sekolah-sekolah di tempat. Menurutnya, sekolah di tempat lebih memerlukan bantuan dibandingi di kota-kota.

Melainkan, dia menegaskan, berkaitan pemberian bantuan itu Kemendikbud wajib membikin undang-undang yang terang dan tegas. “Hal itu perlu dikerjakan supaya bantuan hingga pada apa yang diperlukan. Jangan hingga, dana bantuan itu dimanfaatkan oleh yayasan sekolah swasta untuk kepentingan lain, kecuali pengajaran,” katanya.

Dia mengingatkan, dewasa ini banyak kasus dana bantuan operasional sekolah (BOS) yang via yayasan tak meraba ke siswa lantas. Sedangkan demikian, harapan pemerintah memberikan perhatian terhadap sekolah swasta ialah hal yang bagus. Pasalnya, bantuan itu dari pajak yang diberi oleh masyarakat. Jadi, wajib kembali juga ke masyarakat, bagus untuk peserta ajar ataupun untuk sekolah negeri dan swasta. “Tak boleh ada diskriminasi anggaran sekolah untuk mencerdaskan si kecil bangsa,” ujarnya.

Sumber: saint monica jakarta school

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *